Potensi Perkebunan

Wilayah Kabupaten Kepulauan Aru sangat potensial untuk pengembangan komoditas perkebunan tanaman industri yang dapat dikembangkan secara besar-besaran yaitu Kelapa. Selain itu sedang dalam tahap pencanangan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Aru yaitu perkebunan tebu di pulau trangan. Saat ini budidaya perkebunan tebu berada di Desa Laininir, Desa Doka Barat, Desa Doka Timur dan berada di Kecamatan Aru Tengah Yaitu Desa Papakula Besar, Lorang, Selilau, Maijuring, Namara, Gulili, Tanahmiring, Jirlay, dan Selibata-bata. Akan tetapi produksi tebu tersebut belum dikembangkan dikarenakan ketersediaan sarana dan prasarana yang tidak memadai. dengan ketersediaan lahan yang cukup luas, maka perkebunan tebu tersebut sangat potensial untuk dikembangkan lagi baik segi sarana dan prasarananya serta pemasarannya.

Perkebunan lain yang cukup potensial di Kabupaten Kepulauan Aru yaitu Kelapa/Kopra yang tersebar di hampir seluruh Kecamatan, dibanding Tebu, budidaya kelapa/kopra  sudah lebih berkembang, dikarenakan letak geografis Kabupaten Kepulauan Aru yang cocok untuk perkebunan kelapa. Akan tetapi dengan ketersediaan lahan untuk perkebunan kelapa yang cukup luas, maka sangat dibutuhkan investor yang mendukung pengusahaan kelapa tersebut untuk menjadi lebih berkembang lagi.

Luas Areal, Luas Panen, dan Produksi Kelapa
di Kabupaten Kepulauan Aru


Kecamatan

Luas Areal Tanaman [Ha]

Produksi
[Ton]

Muda

Menghasilkan

Tua/Rusak

Jumlah

1. P.P. A r u

4.337

34.407

229

38.973

90.050

2. Aru Utara

2.168

17.200

114

19.482

45.017

3. Aru Tengah

3.943

30.880

193

3.506

82.445

4. Aru Tengah Timur

1.550

2.044

57

3.651

5.457

5. Aru Tengah Selatan

2.519

1.127

113

3.759

3.010

6. Aru Selatan

5.580

32.926

197

38.703

87.870

7. Aru Selatan Timur

2.790

16.462

98

19.350

43.949

2 0 0 9

22.887

135.046

1.001

158.934

357.798

2 0 0 8

19.805,7

116.924,5

1.550,15

138.280,35

222.010,6

2 0 0 7

9.155

67.524

3.338

80.017

26.292

2 0 0 6

5.350

17.600

2.000

24.950

25.000

2 0 0 5

5.226

17.565

1.956

24.747

22.791

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan - 2010

 

Untuk memberikan peluang bagi pengembangan bagi pengembangan kawasan melalui perkebunan skala menengah dan besar, pola usaha pengembangan kawasan perkebunan dapat lebih ditekankan pada usaha perkebunan secara swadaya dan kemitraan. Dalam kaitan ini, petani perkebunan melalui kelompok tani dan koperasi, dapat membangun agribisnis perkebunan baik skala menengah maupun skala besar. Dimana, dalam usaha agribisnis ini petani perkebunan tidak hanya mengusahakan kebunnya saja, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam pengolahan hasil (pabrik).

Selain itu, untuk mempercepat tumbuh dan berkembangnya kegiatan usaha perkebunan di Kabupaten Kepulauan Aru, perlu dibangun pabrik pengolahan hasil, khususnya pabrik yang dapat mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau bahan setengah jadi. Ruang yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pabrik pengolahan hasil tersebut dialokasikan secara terintegrasi pada kawasan perkebunan atau pada kawasan industri.

Pembentukan kelompok tani dan koperasi serta upaya lainnya melalui pembangunan pabrik hasil perkebunan tersebut, telah memberikan peluang investasi yang sangat besar bagi investor. Lokasi yang paling potensial untuk pabrik pengolahan tersebut yaitu di Kecamatan Aru Selatan.