London (Antara Maluku) - Polisi Inggris berjuang memulihkan ketenangan Ahad, saat perusuh terus mengamuk di London utara, dan membakar mobil polisi, van, bus dan gedung di tengah penjarahan yang meluas.

Kerusuhan itu, yang meletus di Tottenham sebelum Matahari terbenam Sabtu (6/8), terjadi setelah protes mengenai penembakan yang menewaskan seorang pria selama baku-tembak dengan petugas polisi.

Beberapa mobil patroli polisi dan bus dua-tingkat dibakar saat ratusan orang mengamuk di luar kantor polisi di Tottenham High Road. Ada keprihatinan kerusuhan tersebut dipicu oleh posting yang menimbulkan kemarahan di Twitter, demikian laporan AFP, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad.

Di bawah tembakan, polisi antihuru hara dan polisi lain berjuang mengendalikan keadaan di jalan sementara petugas pemadam bergegas untuk menangani gedung yang terbakar.

Perusuh menendangi kaca jendela di High Road saat toko dijarah, dan orang terlihat mendorong kereta belanja yang dipenuhi barang.

Kerusuhan tersebut menyebar ke jalan permukiman di sekitar High Road, tempat beberapa mobil van juga dibakar, kata AFP.

London tengah telah menghadapi protes oleh mahasiswa dan protes oleh anggota serikat pekerja berubah jadi kerusuhan dalam beberapa bulan belakangan tapi kerusuhan Sabtu malam hingga Ahad adalah yang paling parah dalam beberapa tahun di pinggiran ibu kota Inggris itu.

Kerusuhan tersebut terjadi setelah pawai damai ke kantor polisi di Tottenham, dalam protes mengenai penembakan hingga tewas seorang penumpang mobil mini oleh polisi pada Kamis (4/8), dalam baku-tembak.

Mark Duggan (29), ayah empat anak, meninggal di tempat kejadian.

Seorang petugas diduga beruntung karena selamat dalam kejadian itu. Ia diselamatkan oleh satu radio polisi yang diterjang peluru.

Polisi mengatakan dua mobil patroli dibakar saat kedua kendaraan tersebut dilempari botol. Satu dari kedua mobil itu didorong ke tengah jalan High Road sebelum dibakar.

Personel pasukan antihuru hara kemudian dikerahkan guna berusaha mencegah massa mendatangi kantor polisi sebelum bus tersebut dan toko dibakar.

Warga setempat, David Akinsanya, mengatakan kepada stasiun televisi BBC bahwa ia merasa "tidak aman".

"Benar-benar mengerikan. Tampaknya ada banyak kemarahan di Tottenham malam ini," katanya.

Tottenham adalah daerah kota dengan banyak etnik yang terkenal karena klub sepak bola Liga Premier Inggris, Tottenham Hotspur.

Spurs mengalahkan klub Spanyo, Athletic Bilbao, 2-1 dalam pertandingan persahabatan Sabtu sore.

Kerusuhan Sabtu terjadi setelah pawai protes ke kantor polisi dari Broadwater Farm, daerah permukiman 1960-an di Tottenham.

Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar