Ambon (Antara Maluku) - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, kegiatan Lawatan Sejarah Nasional (Lasenas) XI di Maluku, 27-28 Oktober 2011 merupakan ajang promosi pariwisata Kota Ambon.

"Lasenas merupakan program promosi pembangunan KOta Ambon sebagai pusat destinasi wisata di Maluku," katanya, saat menerima kunjungan peserta Lasenas XI di Ambon, Kamis.

Menurutnya, Lasenas merupakan program dari Direktorat Nilai Sejarah Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan untuk mempromosikan wisata sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

"Pada 2011 Provinsi Maluku dipercayakan menjadi tuan rumah, karena itu berbagai wisata sejarah di kota ini diharapkan dapat menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara," katanya.

Richard mengatakan, pihaknya bersyukur karena kegiatan ini dapat berlangsung di Maluku, khususnya Kota Ambon, seiring semakin kondusif kondisi keamanan kota pascakonflik antarwarga 11 September 2011.

"Pemberitaaan media massa tidak mengurangi semangat para peserta untuk tetap mengikuti kegiatan ini. Harapan saya para peserta dapat membantu pemerintah Kota untuk menceritakan kondisi kota yang semakin damai ," ujarnya.

Ia mengakui, konflik sosial yang terjadi di Ambon membawa dampak perubahan yakni penataan wajah kota. "Konflik berdampak pada penataan kota yakni pola permukiman penduduk menjadi semerawut, selain itu perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan tertib sangat kurang. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk membenahi," katanya.

Richard menjelaskan, kebijakan pembangunan Kota Ambon dalam jangka panjang akan dititikberatkan pada empat potensi utama yakni Ambon sebagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan, kota perdagangan dan transit bisnis, serta pusat destinasi wisata.

"Ambon memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikembangkan yakni dari segi keindahan alam, budaya, serta nilai sejarah," ujarnya.

Kegiatan Lasenas ini, katanya, diharapkan dapat membantu mempromosikan Ambon sebagai pusat destinasi wisata.

"Saya berharap para peserta dapat membawa kesan yang baik selama berada di kota ini bagi teman atau keluarga sehingga membantu mempromosikan Kota Ambon Manise ini," kata Richard Louhenapessy.

Lasenas XI di Maluku diikuti 130 pelajar dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh, Papua, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, dan Sulawesi Selatan.

Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar