Tim Karate Maluku Terlantar di Batam
Senin, 12 Desember 2011 14:21 WIB | 391 Views
Lexy Sariwating
Ambon (Antara Maluku) - Tim karate Pra PON Maluku saat ini terlantar di Batam, mereka belum memegang tiket untuk kembali ke Ambon usai mengikuti pertandingan di kota tersebut.
Ketua Bidang Organisasi Pengprov FORKI Maluku, Feros Matulessy, yang dihubungi melalui telepon di Batam, Senin, mengatakan, dia bersama 15 karateka dan empat pendamping lain berada di sana dengan bantuan makan dari warga Batam asal Maluku.
"Kami mengikuti Pra PON sepekan terakhir ini, tapi belum bisa kembali ke Ambon karena kehabisan anggaran," ujarnya.
Padahal, kontingen karate Pra PON daerah lain telah kembali ke masing masing provinsi.
"Biaya penginapan 20 orang selama sepekan sekitar Rp15 juta. Ini pun belum termasuk ongkos tiket yang hingga hari ini belum jelas penanganannya," kata Feros.
Dia mengaku sanga malu dengan pihak pengelola penginapan maupun tim dari provinsi lain karena belum bisa kembali ke Ambon.
"Untung nasib kami di sini diketahui warga Batam asal Maluku sehingga mereka memberikan makanan setiap hari," ujar Feros.
Dia menyatakan, keberangkatan dari Ambon ke Batam dengan anggaran paspasan karena KONI setempat mengaku belum ada dana saat Pengprov FORKI Maluku memintanya.
"Kami berangkat ke Batam dengan bantuan dana Rp75 juta dari uang pribadi Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu. Padahal kebutuhan anggaran mencapai Rp150 juta," tandas Feros.
Karena itu, dia telah mengontak Ketua Harian Pengprov FORKI Maluku, Agus Lomo unuk melaporkan masalah ini kepada Ketua FORKI setempat, Said Assagaff yang juga Wagub Maluku.
"Kami minta segera mentransfer uang untuk biaya penginapan dan tiket sehingga bisa kembali ke Ambon karena para karateka sangat resah dengan kehidupan dijalani setiap hari tanpa kejelasan nasib," tegas Feros.
Maluku di Pra PON Batam berhasil meloloskan tiga karatekan ke PON XVIII di Riau pada 2012. Tiga karateka tersebut yakni Agriyonus Ipol ( 84 Kg), Benyamin Muskitta (67 Kg) dan Agustino Tanamal (64 Kg).Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012