PU Alokasikan Dana Rp165 Miliar untuk JMP
Senin, 30 Januari 2012 07:47 WIB | 162 Views
Lexy Sariwating
Ambon (Antara Maluku) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui APBN 2012 mengalokasikan Rp165 miliar untuk pembangunan lanjutan Jembatan Merah Putih (JMP) melintasi Teluk Dalam Ambon, kata Kepala Balai Jalan Nasional IX Maluku dan Maluku Utara, Jefry Pattiasina.
"Dana itu untuk lanjutan pembangunan jembatan pendekat di Poka, kecamatan Teluk Ambon dan Galala, kecamatan Sirimau senilai Rp115 miliar, sedangkan Rp50 miliar lainnya membangun bentangan tengah," katanya, di Ambon, Senin.
JMP yang peletakan batu pertamanya oleh Menteri PU, Djoko Kirmanto pada 19 Agustus 2011, diperkirakan hingga rampung pembangunannya menyerap dana Rp750 miliar.
Kementerian PU pada APBN 2011 mengalokasikan Rp150 miliar untuk pembangunan jembatan pendekat di Poka dan Galala. Jembatan pendekat di Poka siap dicor, sedangkan di Galala dijadwalkan pembangunannya pada pekan ini.
"Jadi tidak ada masalah lagi soal pendanaan karena Kementerian PU telah menandatangani kontrak anggarannya multi year melalui APBN murni," ujar Jefry.
Sesuai perencanaan panjang bentangan jembatan itu yakni 1.020 meter dan tinggi 35 meter, didisain menggunakan pengaman "cable stayed" dan dibagi tiga bagian yakni bentangan sepanjang 300 meter di bagian tengah Teluk Ambon, serta sisi Selatan dan Utara masing-masing 360 meter.
Jarak antara setiap pilar penyangga yakni 150 meter, lebar jembatan 22,7 meter, dilengkapi trotoar dengan lebar 80 centimeter.
Pembangunan fasilitas tersebut bertujuan mengurangi kemacetan di kota Ambon, sekaligus dijadikan salah satu objek wisata serta berfungsi sebagai jembatan penghubung antara pusat Kota Ambon dengan kawasan potensial pengembangan di Poka hingga ke bandara Internasional Pattimura Ambon di desa Laha.
Manfaat pembangunan jembatan ini guna menunjang pengembangan fungsi kawasan di Teluk Ambon, sesuai Tata Ruang Kota Ambon yang telah menetapkan Desa Poka - Rumahtiga dan Wayame sebagai kawasan pendidikan serta Durian Patah - Telaga Kodok sebagai kawasan pemukiman dan penyangga.
Selain itu, menunjang sistem jaringan jalan yang telah ada khususnya pada Jazirah Leihitu, serta mempersingkat jarak dan waktu tempuh kendaraan dari dan ke Bandara Internasional Pattimura Ambon, di Desa Laha sebagai pintu masuk-keluar utama provinsi lainnya.
Pengoperasiannya memperpendek jarak tempuh 24 KM dari desa Galala ke bandara internasional Pattimura di desa Laha dengan tenggat waktu 45 menit. Jarak Ambon - Laha adalah 36 KM.
Pembangunan jembatan Merah Putih ini akan berdampak bagi pengembangan kawasan Kecamatan Teluk Ambon, meningkatkan aktivitas sosial ekonomi dan pariwisata, tetapi tetap mempertahankan dan mengembangkan mata pencaharian masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai pengayuh perahu.Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012