Wali Kota Ambon Serahkan Peralatan Kebersihan
Kamis, 16 Februari 2012 06:43 WIB | 128 Views
James F. Ayal
Ambon (Antara Maluku) - Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy menyerahkan peralatan kerja kepada 473 orang petugas kebersihan di Ibu kota provinsi Maluku ini.
Peralatan kebersihan yang diserahkan berupa rompi, masker, helm, sepatu boot, sapu dan pengki bagi petugas sapu jalan, serta kaca mata pengaman bagi pekerja taman dan saluran.
"473 orang petugas kebersihan ini merupakan supir, buruh sampah, petugas sapu jalan, pemakaman umum saluran, taman, serta pekerja perbengkelan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Ambon yang selama ini bertugas membersihkan kota ," katanya, di Ambon, Rabu.
Menurut Richard, pemberian peralatan kebersihan ini merupakan bagian dari lima program prioritas yang merupakan implementasi dari slogan "Benahi Ambon" untuk jangka waktu lima tahun yakni 2011 -2016.
Lima program prioritas tersebut yakni masalah kebersihan dengan menjadikan kota Ambon bersih pada waktu siang, terang di malam hari serta penataan parkir dan transportasi.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat melalui pembenahan aparatur birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik yang sifatnya komunikatif, populis dan biologis.
"Semua ini merupakan bagian untuk membenahi Ambon ke arah yang lebih baik. Semoga apa yang menjadi fokus utama mendapat dukungan dari warga kota," katanya.
Dijelaskannya, langkah ini juga merupakan upaya merubah paradigma masyarakat terkait kebersihan.
"Pertama kali menjabat Wali kota dan Wakil wali kota pada Agustus 2011, kita mengalami kondisi warga kota yang belum sadar akan kebersihan, tetapi setelah enam bulan berjalan survei membuktikan tingkat kesadaran warga kota mencapai 47 persen," katanya.
Richard berharap, penyerahan peralatan kebersihan ini kesadaran warga akan kebersihan semakin bertambah, sehingga perwujudan MANISE (Manis,Aman,Nyaman, Indah,Sejuk dan Elok) dapat terwujud.
"Dukungan warga untuk membatu program Ambon bersih pada siang hari dapat diwujudkan dengan membuang sampah sesuai waktu yang ditetapkan yakni pukul 22.00 - 05.00 WIT," katanya.
Ia menambahkan, menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-24 pada Juni 2012, berbagai upaya dilakukan untuk menata dan membersihan kota.
"Selaku tuan rumah kita harus mempersiapkan diri menyambut kedatangan peserta dan wisatawan, dengan membersihkan lingkungan, menata kota dan memberikan kenyamanan bagi setiap tamu yang berkunjung," ujarnya.Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012