Ambon (Antara Maluku) - Pengprov Pertina Maluku tidak mau sesumbar soal target perolehan medali cabang tinju pada PON XVIII di Riau, September 2012.

"Kami tidak mau sesumbar soal target karena terpenting mempersiapkan petinju seoptimalnya agar mampu bertanding dengan baik  aat PON nanti," kata Pelatih Pengprov Pertina Maluku, Agus Titaley, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan, yang terpenting mempersiapkan program latihan untuk menempa petinju agar saat PON siap tampil prima dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Kami tidak mau sesumbar soal target karena terpenting mempersiapkan petinju seoptimalnya agar mampu bertanding dengan baik  saat PON nanti," ujarnya.

Apalagi peta prestasi tinju saat ini semakin merata di Tanah Air.

Sebanyak 11 petinju saat ini intensif menjalani latihan menjelang pemusatan latihan daerah (pelatda) terpadu  yang nantinya diselanggarakan KONI Maluku.

"Kami harus memoles para petinju sejak dini agar saat PON mampu menyuguhkan pertandingan terbaik," kata Agus.

11 petinju tersebut terdiri dari enam putra yakni Ferismon Ngarbingan (49 kg), Novy Sahuleka (52 kg), Yulius Lumoly (56 kg), Ralin Lumoly (60 kg), Panser Patinama (64 kg) dan  Lodewiek Batlayeri (69 kg).

Sedangkan lima putri adalah  Tina Pentury (48 kg), Femy benamen (51 kg), Maria Ohoiulun (54 kg), Welmi Pariama (57 kg), dan Ester kalayukin (60 kg).

Cabang  tinju merupakan andalan untuk menyumbangkan medali kepada Maluku pada setiap penyelenggaraan PON.

Pada PON XVII di Kaltim, 5-17 Juni 2008 cabang olahraga tinju menyumbangkan tiga medali emas dan satu perunggu. Prestasi itu disumbangkan Welmi Pariama di kelas 54 kg putri, David Isikiwar (69 kg) putra dan Lodewiek Batlayeri (75 kg) putra serta satu perunggu oleh Tina Penturi di kelas 46 kg.

Prestasi ini mendukung perbaikan peringkat di PON XVII Kaltim yang berhasil menempati peringkat 20, naik dibandingkan dengan PON XVI yang hanya berada di urutan ke-26.

Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar