Ambon (Antara Maluku) - Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu meminta Pengurus Badan Amil Zakat Nasonal (Baznas) mengedepankan profesionalisme dan transparansi dalam pengelolaan zakat sehingga berdampak pada pengurangan angka kemiskinan.

"Saya berharap pengelolaan zakat dilakukan optimal, produktif dan transparan. Potensi zakat ini apabila dikelola dan diarahkan dengan tepat, manajemen serta kontrol sosial yang baik akan memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di daerah ini," kata Gubernur Ralahalu saat melantik Pengurus Baznas Maluku periode 2011-2013, di Ambon, Jumat.

Dia mengakui potensi zakat di daerah ini cukup besar dan hal tersebut tercermin dari adanya kesadaran masyarakat untuk membayar zakat dari tahun ke tahun. Sayangnya potensi itu belum digali secara maksimal.

Menurut dia, upaya yang harus dilakukan yakni dengan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyalurkan kewajibannya Baznas provinsi maupun kabupaten - kota.

"Sosialisasi program menjadi bagian penting untuk memperoleh kepercayaan masyarakat. Potensi zakat juga bisa ditingkatkan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ)," kata Ralahalu.

Pemprov Maluku akan mengeluarkan peraturan gubenur (pergub) dalam waktu dekat maupun peraturan daerah (perda) yang akan disusun untuk disampaikan ke DPRD untuk dibahas dan disetujui.

Ketua Dewan Pertimbangan Baznas Maluku, Said Assagaf mengakui, jika pengumpulan zakat dilakukan optimal maka setiap tahunnya bisa mencapai lebih dari Rp400 juta.

"Potensi zakat yang dapat dikumpulkan pada 11 kabupaten dan kota bisa mencapai Rp400 juta lebih. Itu pun jika dilakukan optimal mengingat ada kabupaten yang bisa mencapai Rp200 juta," katanya.

Asaggaff yang juga Wakil Gubernur Maluku itu mengatakan zakat memiliki potensi yang besar, baik dari sisi sosial kemasyarakatan maupun ekonomi sehingga diperlukan tanggung jawab pengurus di tingkat kabupaten hingga kecamatan dengan mengedepankan transparansi dan profesionalitas agar tujuan pengelolaan yang sesungguhnya dapat tercapai.

Ia juga berharap keterlibatan BUMD dalam mengumpulkan zakat tersebut selain pemerintah melalui SKPD baik provinsi maupun kabupaten - Kota di Maluku.

Gubernur Ralahalu juga menyerahkan bantuan zakat kepada 30 warga yang dinilai tidak mampu masing-masing sebesar Rp1 juta.

Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar