Ambon (Antara Maluku) - Menteri Sosial (Mensos), Salim Segaf Al Jufrie telah mengizinkan peredaran Undian Gratis Berhadiah (UGB) di Ambon, ibu kota provinsi Maluku dan sekitarnya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Kadis Sosial Maluku, Rosmiaty Arsyad, ketika dikonfirmasi,di Ambon, Senin, mengatakan, UGB tersebut memang diizinkan Mensos sehingga kupon beredar itu dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya sedang urusan dinas di Jakarta, tapi pengelola UGB itu mengurusnya sesuai prosedur sehingga Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu merekomendasikannya sebelum diizinkan Mensos," ujarnya.

Kupon UGB yang dijual Rp2.500 per lembar itu juga tertera Izin Menteri Sosial yakni 868/PPSDS SAR/II/2011, 873/PPSDS SAR/II/2011 dan 885/PPSDS SAR/II/2011.

Kupon seharga Rp2.500 per lembar bila mendapatkan empat angka benar maka dihadiahkan satu unit TV politron 24 inci yang bila dikalkulasikan harga belum dikenai pajak senilai Rp6,2 juta dan setelah dikenakan pajak hanya Rp5 juta.

Tiga angka benar dihadiahkan satu unit TV CG 21 atau uang belum pajak Rp1 juta dan setelah pajak Rp750 ribu dan dua angka tepat kebagian kipas angin Rp200.000 belum pajak dan Rp150.000 setelah pajak.

Ketentuan lainnya adalah pajak ditanggung pemenang, tiga hari batas pengambilan hadiah atau bila melewati ketentuan tenggat waktu tersebut, maka diserahkan kepada negara, pengambilan hadiah di loket resmi dan putusan pemenang tidak dapat diganggu gugat.

Kadis Sosial kota Ambon, Namza, pada kesempatan lain menyatakan, UGB itu sah karena Mensos telah menerbitkan izin.

"Saya baru terima salinan izin Mensos dari Dinas Sosial Maluku pada pekan lalu, menyusul Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu merekomendasikannya sesuai kewenangan otonomi daerah," ujarnya.

Masyarakat di kota Ambon dan sekitarnya  saat ini tergiur dengan Togel yang hadiahnya cukup menggiurkan hanya dengan membelanjakan Rp1.000 per lembar, makanya penjualannya marak dan terkesan kurang mendapatkan pengawasan dari pihak berkompeten.

Kupon Togel yang marak beredar di kota Ambon saat ini per lembar Rp1.000 bila tepat empat angka dihadiahkan Rp2 juta, tiga angka Rp350.000 dan dua angka Rp60.000.

Sejumlah oknum bandar Togel terkesan "bebas" dari pengawasan polisi, sedangkan lainnya ditangkap dan sedang diproses hukum.

Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar