LKBN ANTARA Tayangkan "Merah Putih" di TVRI
Rabu, 22 Februari 2012 14:23 WIB | 126 Views
ANTARA
Jakarta (Antara Maluku) - Perum LKBN ANTARA akan menayangkan pesan-pesan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui konten televisi bertajuk "Merah Putih" di TVRI, setiap Rabu, mulai 1 Maret 2012.
"Konten televisi bertajuk 'Merah Putih' ini merupakan produk terbaru dari Perum LKBN ANTARA yang juga memproduksi konten televisi," kata Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Ahmad Mukhlis Yusuf, pada rapat dengar pendapat dengan (RDP) Komisi I DPR RI dengan pimpinan Perum LKBN ANTARA dan pimpinan Dewan Pers, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.
Menurut Mukhlis Yusuf, konten televisi bertajuk "Merah Putih" tersebut berisi dialog interaktif dan gambaran situasi di sejumlah pelosok daerah di Indonesia yang menguatkan jiwa nasionalisme.
Pada kesempatan tersebut, juga ditampilkan promo tayangan "Merah Putih" yang menampilkan upacara bendera di Kabupaten Merauke, di daerah perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini.
Selain ditayangkan di TVRI, konten televisi "Merah Putih" akan ditayangkan di televisi lokal.
"Melalui konten televisi ini, Perum LKBN ANTARA ingin menyampaikan pesan-pesan NKRI guna meningkatkan jiwa nasionalisme di tengah masyarakat Indonesia," katanya.
Mukhlis Yusuf menambahkan, selain melalui konten televisi "Merah Putih" dan konten televisi lainnya, Perum LKBN ANTARA juga menampikan foro-foto yang sarat dengan pesan NKRI melalui media jejaring sosial seperti, "twitter" dan "facebook".
Perum LKBN ANTARA, kata dia, juga memberitakan berita-berita yang positif dan konstrukif guna memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional.
"Perum LKBN ANTARA secara berkesinambungan terus menyampaikan pesan-pesan (NKRI) melalui produk-produksnya, seperti pemberitaan, foto, maupun konten televisi.
Netral dan independen
Sementara itu, Direktur Pemberitaan, Syaiful Hadi menyatakan Perum LKBN ANTARA selalu konsisten bersikap netral dan indenpen.
Menurut dia, pemberitaan dari Perum LKBN ANTARA adalah berita-berita yang independen dan konstruktif.
"Sikap Perum LKBN ANTARA adalah merah putih, sehingga siapapun yang terpilih sebagai pemimpin nasional harus dihargai," katanya.
Dikatakannya pula, sesuai amanah UUD 1945 presiden dan wakil presiden adalah simbol negara yang harus dihormati.
Direktur Umum dan SDM, Rajab Ritonga menambahkan, Perum LKBN ANTARA sudah berdiri pada 1937, sebelum Republik Indonesia merdeka.
Kantor Berita ANTARA didirikan pada saat itu, kata Rajab, untuk melawan hegemoni penjajah dan menumbuhkan jiwa nasionalisme.
"Jiwa nasionalisme tersebut yang terus tumbuh di dalam jiwa-jiwa SDM Perum LKIBN ANTARA hingga saat ini," katanya.Editor: John Nikita
COPYRIGHT © 2012