Kamis, 17 Agustus 2017

Speedboat Tujuan Ternate-Sofifi Terbakar

id Ternate
Speedboat Tujuan Ternate-Sofifi Terbakar
Speedboat Temadore mengalami musibah kebakaran dalam pelayaran dari Ternate ke Sofifi, Minggu (29/1) sekitar pukul 17.45 WIT. (Abdul Fatah)
Ternate, 30/1 (Antara Maluku) - Sebuah speedboat Temadore tujuan Ternate-Sofifi ibu kota Provinsi Maluku Utara membawa empat penumpang, Minggu (29/1), sekitar pukul 17.45 WIT petang terbakar di sekitar Pantai Ternate.

Kepala SAR Ternate Mustari, di Ternate, Senin, mengatakan insiden terbakar speedboat Temadore itu terjadi saat keluar dari Pelabuhan Kota Baru Ternate sekitar 45 meter dari pelabuhan tersebut, akibat gangguan mesin disertai percikan api, sehingga kebakaran tidak bisa terhindarkan.

Menurut dia, speedboat tersebut disewa Sekkab Halmahera Timur Mohammad Abdul Nassar dengan membawa tiga penumpang lainnya, masing-masing Fitria (30), Widodo (34), dan Rizki.

Ketiganya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Namun satu penumpang lainnya dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

Dia mengatakan, seluruh penumpang yang berada dalam speedboat itu berjumlah empat orang, ditambah dua ABK speedboat.

"Insiden terbakar speedboat itu terjadi karena masalah faktor nonteknis, karena saat itu kondisi cuaca di perairan Ternate dan sekitarnya terpantau dalam kondisi baik tidak ada gelombang laut," katanya lagi.

Kepala Pos Pelabuhan Kota Baru Halik saat dihubungi secara terpisah menyatakan, speedboat Temadore yang disewa tersebut saat mengangkut penumpang tidak melalui giliran antrean yang selama ini berlaku.

Saat dilakukan pengecekan tidak ada gangguan mesin maupun bodi speedboat tersebut, dan ada dugaan terbakar speedboat itu karena percikan mesin saat dihidupkan motoris.

Sebelumnya, menurut keterangan saksi Sriwidodo (34), speedboat yang dinakhodai On bersama anak buah kapal (ABK) Ardiansyah, baru lepas berlayar sekita 45 meter dari dermaga karena diduga mengalami percikan api dari mesin sehingga terbakar.

Sriwidodo menuturkan, saat itu dirinya duduk di bangku belakang, begitu keluar dari pelabuhan mesin nomor 1 dalam posisi hidup, dan ketika mesin nomor 2 dinyalakan motoris dengan ditarik sebanyak 2 kali dan tiba-tiba api langsung muncul dari mesin.

"Melihat api muncul dari mesin, motoris langsung berusaha mengeluarkan sebuah galon berisi bahan bakar besin, ternyata api begitu cepat menyambar galon itu sehingga membuat penumpang dalam speedboat panik karena speedboat langsung terbakar, sehingga mereka langsung lompat ke laut," ujarnya pula.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga