Jumat, 18 Agustus 2017

Pangdam Dampingi Menteri BUMN di Pulau Lirang

id Pangdam, Menteri
Pangdam Dampingi Menteri BUMN di Pulau Lirang
Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno melakukan kunjungan kerja di Pulau Wetar dan Pulau Lirang, Kabupaten Maluku Barat Daya, Selasa. (Pendam 16)
Ambon, 8/8 (Antara Maluku) - Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno yang melaksanakan kunjungan kerja dan pemberian bantuan dari Kementrian BUMN kepada masyarakat di Pulau Lirang dan Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang berbatasan langsung dengan negara Republik Demokrat Timor Leste (RDTL).

Siaran pers Penerangan Kodam Pattimura yang diterima Antara di Ambon, Selasa, menyebutkan, kegiatan Menteri Rini Soemarno di MBD juga dihadiri Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Kapolres MBD, Muspika MBD, Danrem 151/Binaya Kolonel Inf Christian Kurnianto Tuhuteru, Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf Ryan Hermawan, Ketua adat Ds. Ustutun ( Lucash Mabaha ), Danramil 1507-06/Wetar Kapten Inf H.Tarobat, dan Kapolsek Wetar Ipda Christian Ahab.

Kegiatan dimulai dengan peresmian Tugu Merah Putih oleh Menteri BUMN, Pangdam XVI/Pattimura, Wakil Gubernur Maluku, dan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih yang dipimpin oleh Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf Ryan Hermawan di Dusun Manoha.

Rombongan kemudian menuju SD dan SMKN Perikanan dan Kelautan di Dusun Manoha untuk memberikan bantuan seperti alat tulis, seragam sekolah, infocus, printer, bola volly dan bola kaki.

Setelah itu, Menteri Rini bersama rombongan meninjau pemasangan Broadband Learning Center (BLC) dan melepas Siswa SMK untuk melanjutkan pendidikan siswa Nusantara ke Jogjakarta yang merupakan Program Bantuan dari Bank Mandiri.

Selanjutnya, menteri meresmikan Tugu Kode Pos Wetar Barat dan BTS Combet Telkomsel yang ditandai dengan pemotongan pita.

Menteri dan rombongan juga mengadakan tatap muka dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang ada di Dusun Ustutun, bertempat di Lapangan Bola Kaki Desa Ustutun.



1.000 bendera

Sementara itu, Ketua Panitia Pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di Pulau Lirang, Hendrik Mabala mengatakan kegiatan tersebut terlaksana dengan baik.

Menurut dia, kegiatan itu merupakan hakikat kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjaga dan menjamin keutuhan NKRI.

Pengibaran 1.000 bendera itu, kata dia, terlaksana berkat dukungan Menteri BUMN, Pangdam Pattimura, Danrem Binaiya, Dandim Saumlaki dan Ketua DPRD MBD serta seluruh lapisan masyarakat di MBD.

Hendrik juga membacakan aspirasi masyarakat Pulau Wetar dan Pulau Lirang, yang berharap Presiden RI Joko Widodo mengunjungi daerah mereka.

"Kami pembangunan infrastuktur jalan lingkar Wetar dan Lirang, pemberdayaan masyarakat baik nelayan maupun petani, akses air bersih di seluruh kecamatan wetar. fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang profesional," katanya.

"Kami minta pembangunan sarana komunikasi, tempat penampung ikan (TPI) yang ada di desa Klishatu segera difungsikan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan, pemasangan fasilitas penerangan, dan kesempatan luas bagi pelajar mengambil bagian dalam proses bela negara sebagai anggota TNI maupun Polri," tambahnya.

Masyarakat Wetar dan Lirang, menurut Hendrik, juga mengharapkan ketersediaan kebutuhan pokok (sembako), pembangunan satu lapangan terbang perintis, rumah sakit terapung, bank, SPBU, serta pembangunan jembatan di Desa Arwala, Wetar Timur, penyelesaian pembangunan dermaga Lirang, renovasi gedung GPM Jemaat Ustutun, dan pembangunan gereja di Ilmamau.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahaburua dalam sambutannya menyatakan kehadiran Menteri BUMN dan para pejabat sipil maupun militer di Pulau Lirang untuk menancapkan bendera Merah Putih di tapal batas NKRI menandai kedaulatan negara.

Bupati MBD Barnabas Orno dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih atas kehadiran menteri BUMN dan rombongan ke daerah itu untuk memberikan bantuan-bantuan yang meringankan beban pemerintah daerah.

Ia menyatakan, di MBD juga ada pulau Letti, Moa, Lakor, Babar dan Luang Sermatang yang letaknya berbatasan dengan Australia.

Masalah cuaca dan transportasi menjadi kendala terbesar di MBD, demikian pula dengan APBD untuk memajukan dan menyejahterakan warga di kabupaten tersebut.

"Dengan kehadiran Ibu Menteri, kami berharap agar BUMN dapat memberikan perhatian kepada masyarakat di MBD. Kepada Bapak Pangdam kami juga mengucapkan terima kasih banyak. Dalam sejarah Kemerdekaan RI, baru kali ini pejabat pemerintahan dan negara berkunjung ke Pulau Lirang," katanya.

Dalam sambutannya, Menteri Rini Soemarno menyampaikan bahwa kementerian yang dipimpinnya ingin membantu segala kesulitan pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur, khususnya di pulau terluar.

"Saya berharap Pulau Lirang ke depan menjadi lebih maju dan lebih sejahtera, karena saat ini sudah terpasang perangkat PLN, Terkomsel, Kode Pos, BRI dan Transportasi dari PELNI," katanya.

Acara tatap muka diakhiri dengan penyerahan secara simbolis bantuan dari Kementrian BUMN kepada masyarakat Pulau Lirang, dilanjutakan makan Patita (bersama).

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga