Rabu, 18 Oktober 2017

Proyek Sarrula Panas Bumi Unit II Beroperasi Secara Komersial

id Sarrula Geothermal
Tokyo, Jepang  INPEX CORPORATION (INPEX) hari ini mengumumkan bahwa melalui anak perusahaannya, INPEX Geothermal Sarulla, Ltd., perusahaan telah memulai operasi komersial unit kedua dari Proyek Pembangkit Independent Power Producer (IPP) Panas Bumi PLTP Sarrula yang merupakan proyek pembangkit panas bumi kontrak tunggal terbesar di dunia yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Penjualan listrik dari unit pertama dari proyek telah dimulai sebelumnya.

Dengan dimulainya operasi komersial pada unit kedua, total output yang dihasilkan dari proyek unit pertama dan unit kedua akan mencapai 220MW. Keseluruhan kapasitas proyek pembangkit ini, yang akan mencapai 330MW, mampu melayani sekitar 2,1 juta rumah di Indonesia.

Informasi lebih lanjut tentang dimulainya operasi komersial dari unit pertama pada proyek, dapat dilihat pada press release tanggal 22 Maret 2017 (http://www.inpex.co.jp/english/news/pdf/2017/e20170322_a.pdf)

Konstruksi proyek pembangkit tenaga panas bumi, yang nantinya akan mempunyai total kombinasi kapasitas 330MW, dimulai sejak 2014 dan unit pertama dengan kapasitas 110MW telah memulai operasi komersial pada Maret 2017. Selanjutnya, perusahaan-perusahaan yang berpartners dalam proyek ini meneruskan dengan pekerjaaan-pekerjaan konstruksi dan lain-lain pada unit kedua dan unit ketiga dengan tujuan melakukan operasi komersial secara berturut-turut, yang mana telah berhasil dengan dimulainya operasi unit kedua saat ini.

Seperti halnya unit pertama, listrik yang dihasilkan dari unit kedua ini akan dijual ke Perusahaan Listrik Negara, sebuah badan usaha milik pemerintah Indonesia, untuk jangka waktu 30 tahun. Pasokan baru yang dihasilkan oleh proyek ini diharapkan ikut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi di Indonesia, di mana kebutuhan akan listrik sedang tumbuh.

Anak perusahaan INPEX, ITOCHU Corporation, Kyushu Electric Power Co., Inc. dari Jepang, PT Medco Power dari Indonesia and Ormat Technologies dari Amerika Serikat serta Sarulla Operation Ltd, perusahaan yang mengoperasikan Proyek ini, yang dibentuk secara bersama-sama oleh perusahaan-perusahaan tersebut, akan berkerja dengan tujuan dimulainya operasi komersial unit ketiga di tahun 2018.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi yang berkontribusi kepada masyarakat, INPEX akan secara proaktif terus meraih penguatan pada inisiatif-inisiatif perusahaan terhadap energi terbarukan, yang mana merupakan salah satu dari target-target yang tercantum dalam Visi Jangka Menengah ke Panjang perusahaan.

Dampak dari perihal ini terhadap laporan keuangan konsolidasi perusahaan diperkirakan akan minimal (INPEX)

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga