280 Perwira Menengah Kodam Pertajam Kemampuan Menembak

280 Perwira Menengah Kodam Pertajam Kemampuan Menembak

Sebanyak 218 Perwira Menengah Kodam XVI/Pattimura mengikuti latihan menembak dengan pistol dan senapan di Lapangan Tembak Waiheru, Kota Ambon, Jumat-Sabtu (13-14/10) (Pendam 16)

Ambon, 15/10 (Antara Maluku) - Sebanyak 280 orang perwira menengah (pamen) di Kodam XVI/Pattimura melaksanakan latihan menembak menggunakan pistol dan senapan, guna mempertajam kemampuan mengunakan senjata api.

Siaran pers yang diterima Antara, Minggu, menyebutkan, latihan itu dilaksanakan selama dua hari (Jumat-Sabtu), bertempat di Lapangan Tembak Yonif Raider 733/Masariku, Waiheru, Kota Ambon, Maluku.

Disebutkan, kegiatan itu merupakan program bidang pembinaan latihan yang tujuannya untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perorangan prajurit Kodam XVI/Pattimura agar dapat menembak dengan baik.

Tujuan lainnya untuk mencapai nilai perkenaan yang diharapkan yaitu pada nilai materi pistol mencapai 80 persen dan senapan mencapai 70 persen, serta meningkatkan kemampuan perorangan agar mempunyai kesiapan dalam melaksanakan tugas.

Selain itu, diharapkan para pamen memiliki kualitas dan kemampuan teknis yang dapat diandalkan bagi setiap anggotanya.

Menembak merupakan kemampuan dasar tempur yang harus selalu dilatih sebagai seorang prajurit TNI, di samping untuk membiasakan prajurit mempergunakan senjata yang dimiliki.

Guna memelihara kemampuan tersebut, Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo menggagas Latihan menembak pistol dan senapan bagi para pamen Kodam XVI/Pattimura.

Pangdam juga berkesempatan hadir di Lapangan Tembak untuk melihat dan memberi pengarahan kepada para Pamen tentang bagaimana tehnik atau teknis menembak yang baik dan benar. Sasaran yang ingin dicapai adalah para pamen mampu menembak dengan perkenaan minimal 80 persen.

Kalau tidak mencapai nilai itu maka diwajibkan untuk tinggal di Lapangan Tembak dengan berbivak (Berkemah) dan memasak logistik sendiri sebagai konsekuensinya.



Kegiatan itu dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama 112 orang dan gelombang kedua yang dilaksanakan pada hari kedua 106.

Sebelum melaksanakan latihan menembak, sesuai dengan prosedur maka para perwira mendapat arahan dari pemandu latihan. Selanjutnya koreksi dasar pistol.

Latihan yang dilaksanakan adalah menembak Pistol dengan jarak 20 meter dengan materi Slow fire dan Rapid Fire. Untuk senjata senapan menembak dengan jarak 100 m sikap berdiri.

Senjata yang digunakan dalam latihan ini menggunakan Pistol jenis P2 dan senjata SS1.

Pada materi menembak pistol, sebanyak 59 orang dinyatakan lulus dan 53 orang tidak lulus. Pada materi menembak senapan, 57 orang dinyatakan lulus dan 51 orang tidak lulus.

Pada hari ke dua, hasil latihan menembak materi pistol yang lulus mencapai 46 orang sedangkan yang tidak 60 orang. Untuk materi senapan hari kedua, yang lulus mencapai 82 orang dan tidak lulus mencapai 24 orang.

Berdasarkan hasil di lapangan, pamen yang memiliki nilai pistol terbaik diraih oleh Mayor Czi Masturi asal satuan Rindam XVI/Pattimura dengan nilai 189,004 (94,5 persen) dan nilai terbaik menembak senapan dicapai oleh Mayor Czi Marthen Parinding asal satuan Infolahta XVI/Pattimura dengan nilai 91,002 (91 persen).

Pada kesempatan tersebut Pangdam juga ikut latihan menembak dengan nilai perkenaan 98 persen tepat di sasaran. Pangdam juga ikut menemani para peserta yang berbivak di Lapangan Tembak sebagai wujud kepedulian Pimpinan kepada anggotanya.