Sebanyak 352 orang pemudik meninggalkan Kota Ambon dari pelabuhan Yos Sudarso pada H-3 Idul Fitri 1431 Hijriyah dengan tujuan Namlea, ibu kota kabupaten Pulau Buru dan Namrole, Kabupaten Buru Selatan

Data yang diperoleh ANTARA dari Posko Mudik Administrator Pelabuhan (Adpel) Ambon, Selasa, tercatat 161 orang pemudik berangkat meninggalkan Kota Ambon menuju Namlea dengan menggunakan KM. Sangiang pukul 08.00 WIT.

Sedangkan sisanya 191 penumpang berangkat menuju Namrole, Buru Selatan dengan menggunakan Kapal cepat KM. Expres Bahari 2 B pukul 14.00 WIT.

"Jumlah penumpang yang berangkat maupun yang turun di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, hari ini sedikit dan hanya untuk tujuan Namlea, Kabupaten Buru dan Namrole, Buru Selatan," kata petugas Posko Mudik Ny. M. Wattimury.

Dia mengatakan, KM. Sangiang dari Namlea yang tiba pukul 03.00 WIT hanya menurunkan 161 penumpang.

Dia mengakui, dua kapal yang berangkat dari pelabuhan Yos Sudarso tujuan Kabupaten Pulau Buru dan Buru Selatan merupakan yang terakhir dan baru akan berlayar ke dua wilayah itu setelah selesai Idul Fitri.

"Kemungkinan besar, warga yang akan mudik ke Namlea dan Buru Selatan terutama para pegawai, mahasiswa dan pelajar yang baru libur pada Kamis (9/9) akan berangkat melalui pelabuhan Slamet Riyadi, di kawasan kawasan Belakang Kota," katanya.

Dia mengakui, arus mudik tahun ini relatif lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, kendati tidak menyebutkan berapa angkanya.

"Arus mudik tahun ini relatif sepi karena jumlah penumpang yang berangkat maupun yang tiba di Ambon melalui pelabuhan Yos Sudarso sedikit sekali. Hal ini berbeda dari tahun 2009 di mana jumlah pemudiknya sangat banyak dan membuat petugas posko kewalahan," katanya.

Wattimury memprediksi juga penumpang mudik mengalami penurunan karena jadwal dan maskapai penerbangan yang melalui bandara Internasional Pattimura Ambon semakin bertambah, baik untuk tujuan Makassar, Surabaya, dan Jakarta, maupun ke kabupaten lain di Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Sehari sebelumnya, Senin (6/7), tercatat KM. Ciremai dengan kapasitas 2.740 orang berangkat dari pelabuhan Yos Sudarso dengan mengangkut 828 pemudik dengan tujuan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Tual (Maluku Tenggara) serta Sorong dan Fak-Fak.

Sedangkan penumpang asal Bau-Bau Sulawesi Tenggara yang turun dari kapal putih milik PT. Pelni itu di pelabuhan Yos Sudarso sebanyak 247 orang dan 627 orang merupakan penumpang lanjutan.

KM. Ngapulu degan kapasitas angkut 2.206 penumpang yang tiba dari Makassar di pelabuhan Yos Sudarso Ambon menurunkan 180 orang pemudik dan saat berangkat menuju Fak-Fak hanya mengangkut 328 orang serta penumpang lanjutan 357 orang.

"Pemudik yang turun di pelabuhan ini kemungkinan besar akan banyak saat KM. Gunung Dempo tiba pada Jumat (10/9) mendatang," katanya.

Editor:
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar