16 Provinsi Ke Kejurnas Perahu Layar di Ambon
Kamis, 6 Mei 2010 20:12 WIB | 485 Views
Sedikitnya 16 provinsi menyatakan kesediaan mengirimkan atletnya sebagai peserta Kejuaraan Nasional Layar 2010 di Kota Ambon, Maluku, 27 Juli-2 Agustus.
"Sudah 16 provinsi yang mendaftar," kata staf Humas dan Promosi Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi), Hellen de Lima, saat dikonfirmasi ANTARA di Ambon, Kamis.
Belasan daerah yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti event itu antara lain Nangroe Aceh Darusalam (NAD), Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Menurut Hellen, semua jenis perlombaan akan dilaksanakan di kawasan Teluk Baguala, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, yang pernah menjadi arena Kejurnas Layar 2006.
Berdasarkan hasil penelitian dan evaluasi tim PB Porlasi, kawasan teluk itu cocok sekali dijadikan lokasi penyelenggaraan lomba layar maupun jenis olahraga perairan lainnya. Di samping kondisi angin yang sangat sesuai, di lokasi itu dapat dibuat tiga jalur pelayaran berbeda untuk masing-masing kategori lomba.
"Masyarakat dan pencinta olahraga layar juga dapat menyaksikan perlombaan dari jarak dekat karena hanya tinggal berdiri di sepanjang Teluk Baguala," katanya.
Saat ini PB Porlasi sedang melakukan koordinasi dengan TNI Angkatan Laut terkait penggunaan kapal untuk mengangkut peralatan para peserta dari masing-masing daerah ke Kota Ambon.
"Kami sedang melakukan koordinasi dengan pimpinan TNI AL untuk pengadaan satu unit kapal perang yang akan digunakan mengangkut peralatan bertanding atlet dari semua daerah ke Ambon maupun saat dibawa pulang usai kejurnas," ujar Hellen.
Hellen, juga Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Porlasi Maluku, menyatakan keputusan PB salah satu organisasi perairan itu menetapkan ibu kota provinsi Maluku sebagai lokasi kejurnas didasarkan pada permintaan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu.
"Gubernur telah mengajukan permintaan kepada Pengprov dan PB Porlasi untuk menggelar kejuaraan layar di Ambon untuk memeriahkan Sail Banda 2010. Ini menjadi pertimbangan PB dalam memutuskan Kota Ambon sebagai tuan rumah," ujarnya, seraya menyatakan kegiatan ini pun disatukan dengan Kejuaraan Layar Indonesia Open Seri III dengan peserta dari beberapa negara.
Dia berharap berbagai komponen masyarakat memberikan dukungan demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan event bertaraf internasional tersebut.
"Semua warga hendaknya dapat menjadi tuan rumah yang baik dan menonjolkan perilaku bersahaja dan santun agar peserta maupun wisatawan menjadi betah tinggal di Ambon," katanya.Editor:
COPYRIGHT © 2012