Maluku Tengah Budayakan Makanan Tradisional
Sabtu, 27 November 2010 06:11 WIB | 718 Views
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengimbau seluruh Dinas maupun SKPD untuk giat membudayakan makanan tradisional khas daerah setempat.
"Semua pihak diminta terus membudayakan makanan khas daerah. Saya lihat, hampir di setiap resepsi makanan khas seperti papeda, ubi rebus, pisang, dan sagu kering, sangat jarang disajikan," kata Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kabupaten Maluku Tengah, Mohamad Latuconsina, di Masohi, Jumat.
Latuconsina mengatakan, budaya menyantap makanan khas daerah perlu dilestarikan, karena pola konsumsi masyarakat yang mulai berubah dari makanan lokal ke yang lebih modern.
"Kita lihat hampir di setiap resepsi besar orang lebih suka menyantap makanan modern yang memiliki kadar kolestrol tinggi dibanding makan khas sendiri," ujarnya.
Menurut dia, dengan membiasakan menyajikan makanan khas daerah di setiap resepsi, secara langsung turut mendorong peningkatan ekonomi masyarakat terutama para petani.
Dengan demikian, hasil pertanian masyarakat yang dijual di pasar seperti umbi-umbian akan laku.
Latuconsina menambahkan, Pemkab Malteng dalam waktu dekat akan merancang pembuatan peraturan daerah (Daerah) terkait upaya membudayakan makanan tradisional.
"Selanjutnya akan dibahas bersama DPRD untuk mendapat persetujuan, sehingga Perda tersebut dapat diberlakukan di seluruh Dinas maupun SKPD," katanya.
"Budaya menyajikan makanan khas tradisional dapat melestarikan budaya daerah selain meningkatkan ketahanan pangan masyarakat," tambahnya.Editor:
COPYRIGHT © 2012