Dua hari lagi kejuaraan sepak bola Piala Dunia 2010 akan digelar di Johannesburg, Afrika Selatan, dan Kota Ambon pun mulai diwarnai bendera negara asing peserta kompetisi paling bergengsi tersebut tahun ini.

Pantauan ANTARA, sejak dua hari silam masyarakat di ibukota Provinsi Maluku, khususnya para penggila sepak bola, memasang bendera negara yang kesebelasannya merupakan idola mereka.

"Mau kalah atau menang itu persoalan lain, tapi sejak remaja sampai sekarang, beta ini pendukung tim tango Argentina," kata warga Karangpanjang, Sebastian, kepada ANTARA, Senin.

Sebastian bersama rekannya, Hary Sarimanela ditemui saat memasang bendera Argentina ukuran 100 x 100 Cm, yang mereka beli di kawasan Plaza Ambon seharga Rp100.000.

Kurang puas, kedua pemuda itu juga membeli kain berwarna putih dan biru muda sepanjang 3 x 3 meter untuk dijahit menjadi bendera Argentina.

"Katong mau pasanga akang di atas pohon," kata Sebastian.

Penggila sepak bola lainnya, Rory Huwae, menyatakan dirinya yakin tim samba Brazil akan membawa pulang piala dunia dari Benua Hitam Afrika tahun ini.

Ia juga membeli bendera Brazil seharga Rp100.000 untuk dipasang di dekat rumahnya.

"Dolo beta pendukung Perancis. Tapi belakangan ini strategi permainannya rapuh, seng kuat lai. Buktinya dong dipukul China (0-1) waktu pertandingan persahabatan kemarin,"

Di sejumlah kawasan Kota Ambon saat ini pun bermunculan bendera berbagai negara, terbanyak bendera Belanda, selain juga umbul-umbul warna oranye.

Kaos tim oranye juga banyak terlihat dipakai masyarakat, menunjukkan mereka adalah pendukung kesebelasan negeri kincir angin tersebut.

Bahkan, sebuah rumah permanen di kawasan Skip diganti cat oleh pemiliknya menjadi berwarna bendera Belanda, sementara di sekitar 100 meter ke arah hutan juga terpasang bendera Belanda ukuran 4 x 4 meter.

Rochim, seorang pedagang di kawasan Plaza Ambon mengakui bendera dan atribut tim Oranye lebih laris, disusul Argentina, Brazil, Perancis dan Jerman.

Editor:
COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Kirim Komentar