Kapendam : Ribuan Personel Amankan Pilkada Maluku

Ambon (Antara Maluku) - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura Kolonel Inf.Kus Hariyono menyatakan, ribuan personil TNI-AD akan mengamankan tahapan pilkada Maluku 2013.

"Pasukan telah dikerahkan mendukung Polisi sejak menjelang tahapan kampanye dengan tujuan pilkada Maluku harus damai," katanya di Ambon, Sabtu.

Menurut dia, pengerahan lebih dari 1.200 personel Kodam XVI/Pattimura termasuk batalion di bawah komando operasi (BKO) telah mendukung Polisi mengamankan pemilihan Gubernur dan Wagub Maluku periode 2013 - 2018.

"Kami hanya mendukung dengan harapan masyarakat tetap memelihara stabilitas keamanan sehingga Pilkada berlangsung sesuai tahapan yang diputuskan KPU Maluku," ujarnya.

Kapendam memastikan lebih dari 9.000 personil TNI-AD siap dikerahkan untuk mengamankan tahapan Pilkada tersebut dan itu tergantung kebutuhan dari Pemprov Maluku.

"Pangdam dalam kapasitasnya sebagai anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku tinggal mengerahkan personil sekiranya diminta Gubernur Karel Albert Ralahalu," katanya.

Personel TNI- AD, menurut Kapendam, juga mengamankan Pilkada Kota Tual dan Maluku Tenggara yang penyelenggaraannya bersamaan dengan pemilihan Gubernur - Wagub Maluku pada 11 Juni 2013.

"Semua masih siaga, karena tahapan pilkada, baik Maluku, Kota Tual dan Maluku Tenggara masih berlangsung," tegasnya.

Tahapan pilkada Maluku masih dalam kegiatan rekapitulasi perhitungan perolehan suara di KPU Maluku.

Ketua KPU Maluku Idrus Tatuhey mengisyaratkan Gubernur dan Wakil Gubernur berlangsung dua putaran, karena berdasarkan pemantauan sementara tidak ada dari lima pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 30 persen.

"Penetapan perhitungan perolehan suara nantinya 1 Juli 2013. Tapi, berdasarkan pemantauan lima pasangan calon Gubernur - Wagub tidak mencukupi suara lebih dari 30 persen untuk Pilkada Maluku hanya satu putaran," katanya.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan hasil perhitungan cepat dari sejumlah lembaga survei maupun C1 - KWK dari masing - masing pasangan karena resminya baru ditetapkan KPU Maluku pada 1 Juli 2013.

KPU Maluku saat penarikan nomor urut calon Gubernur - Wagub di Ambon 26 April 2013 mencatat pasangan Abdullah Tuasikal - Hendrik Lewerissa (BETA - TULUS) menempati nomor 1, Jacobus Puttileihalat - Arifin Tapi Oyihoe (BOBARA) kebagian nomor 2, Abdullah Vanath - Marthin Maspaitella (DAMAI) nomor 3.

Pasangan Herman Kordoeboen - Daud Sangadji(MANDAT) berada di nomor urut 4 dan nomor lima adalah pasangan Said Assagaff - Zeth Sahuburua (SETIA).

Daftar Pemiih Tetap(DPT) Pilkada Maluku sebanyak 1.186.631 orang di 3.289 TPS tersebar di sembilan Kabupaten dan dua Kota.